MALAM PERGANTIAN TAHUN
“Tiga.. Dua.. Satu..
Selamat Menghitung!”
“Tiga..
Dua.. Satu.. Selamat Menghitung!”
Entah
apakah kita pantas merayakan.. semua tergantung hasil hitung-hitungan setahun
kebelakang.
Tahun
baru tiba, Allah masih izinkan kita melihat matahari terbit pertama 2020, pertanda
Allah berikan kita tambahan waktu berpikir.
Maka,
mari berhenti sejenak, membanding-bandingkan 2019 dengan 2018, agar tahu
bagaimana harus melangkah di 2020.
Mari
menyadari kemunduran, memaafkan kegagalan, mensyukuri keberhasilan, lalu
menyusun strategi untuk tahun depan.
Mari
kita menghitung, bertambahnya kebaikan berarti bertambahnya hidayah Allah,
berarti satu langkah menaiki anak tangga semakin dekat pada-Nya. Selamat!
Sebuah pencapaian hebat, syukurilah! Hadiah tak ternilai, tak terbeli, mari
kita jaga baik-baik!
Sebaliknya,
berkurangnya kebaikan, pertanda hidayah Allah yang tercabut!
Maka,
segera cari tahu penyebabnya.
Ingat-ingat
dan hitung, dosa apa yang kita lakukan hingga Allah mencabut hidayah dalam
diri? Kotoran apa yang membuat cahaya tak sudi mendiami hati?
Rasa
sesal memang timbul belakangan.
2019
pergi, sedihnya tetap. Betapa kotor, lalai, lemah, bodoh, dan tak tahu terima kasih
kita selama satu tahun kemarin.
Namun,
jangan lama berlarut, ingat Allah sangat mencintai hamba-Nya yang bertaubat,
mereka yang terus menerus membersihkan diri, menyesali perbuatan, lalu
membalasnya dengan kebaikan.
Maka
2020 adalah waktunya pembalasan!
Mari
kita membalas segala kesalahan, menghapusnya dengan kebaikan.
Kalau
ada harta yang tak halal, pastikan kita balas dengan infaq hingga tunai
mengimbangi, bahkan melampaui. Kalau ada ibadah yang lalai, pastikan kita balas
dengan intensitas dan kualitas ibadah yang semakin baik.
Kalau
ada hafalan Al-Qur’an yang hilang, pastikan kita balas dengan semakin tekun dan
bersungguh-sungguh Bersama Al-Qur’an. Kalau ada target kebaikan yang tak
tercapai, pastikan kita balas dengan kerja-kerja yang semakin rapih, baik, dan professional.
Kalau
ada fisik yang terdzolimi, pastikan kita balas dengan gaya hidup sehat, rutin
olahraga, agar Allah izinkan kita kuat memikul hidayah-hidayah besar!
Satu
putaran penuh bumi berkeliling matahari. Satu langkah kita mendekat menuju
liang lahat. Selamat bersiap, menimbun bekal, mengejar rahmat! Perjalanan masih
sangat Panjang, semoga Allah selamatkan kita hingga negeri akhirat.
“Dan
mereka berteriak di dalam neraka itu : “Ya tuhan kami, keluarkanlah kami
niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami
kerjakan”. Dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk
berpikir bagi orang yang mau berpikir..” (QS. Fathir : 37)
-Qooonit-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar