Rabu, 01 Januari 2020

MALAM PERGANTIAN TAHUN


MALAM PERGANTIAN TAHUN
“Tiga.. Dua.. Satu..
Selamat Menghitung!”

“Tiga.. Dua.. Satu.. Selamat Menghitung!”
Entah apakah kita pantas merayakan.. semua tergantung hasil hitung-hitungan setahun kebelakang.

Tahun baru tiba, Allah masih izinkan kita melihat matahari terbit pertama 2020, pertanda Allah berikan kita tambahan waktu berpikir.
Maka, mari berhenti sejenak, membanding-bandingkan 2019 dengan 2018, agar tahu bagaimana harus melangkah di 2020.
Mari menyadari kemunduran, memaafkan kegagalan, mensyukuri keberhasilan, lalu menyusun strategi untuk tahun depan.
Mari kita menghitung, bertambahnya kebaikan berarti bertambahnya hidayah Allah, berarti satu langkah menaiki anak tangga semakin dekat pada-Nya. Selamat! Sebuah pencapaian hebat, syukurilah! Hadiah tak ternilai, tak terbeli, mari kita jaga baik-baik!
Sebaliknya, berkurangnya kebaikan, pertanda hidayah Allah yang tercabut!
Maka, segera cari tahu penyebabnya.
Ingat-ingat dan hitung, dosa apa yang kita lakukan hingga Allah mencabut hidayah dalam diri? Kotoran apa yang membuat cahaya tak sudi mendiami hati?

Rasa sesal memang timbul belakangan.
2019 pergi, sedihnya tetap. Betapa kotor, lalai, lemah, bodoh, dan tak tahu terima kasih kita selama satu tahun kemarin.
Namun, jangan lama berlarut, ingat Allah sangat mencintai hamba-Nya yang bertaubat, mereka yang terus menerus membersihkan diri, menyesali perbuatan, lalu membalasnya dengan kebaikan.
Maka 2020 adalah waktunya pembalasan!
Mari kita membalas segala kesalahan, menghapusnya dengan kebaikan.
Kalau ada harta yang tak halal, pastikan kita balas dengan infaq hingga tunai mengimbangi, bahkan melampaui. Kalau ada ibadah yang lalai, pastikan kita balas dengan intensitas dan kualitas ibadah yang semakin baik.
Kalau ada hafalan Al-Qur’an yang hilang, pastikan kita balas dengan semakin tekun dan bersungguh-sungguh Bersama Al-Qur’an. Kalau ada target kebaikan yang tak tercapai, pastikan kita balas dengan kerja-kerja yang semakin rapih, baik, dan professional.
Kalau ada fisik yang terdzolimi, pastikan kita balas dengan gaya hidup sehat, rutin olahraga, agar Allah izinkan kita kuat memikul hidayah-hidayah besar!
Satu putaran penuh bumi berkeliling matahari. Satu langkah kita mendekat menuju liang lahat. Selamat bersiap, menimbun bekal, mengejar rahmat! Perjalanan masih sangat Panjang, semoga Allah selamatkan kita hingga negeri akhirat.

“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : “Ya tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir..” (QS. Fathir : 37)

-Qooonit-


Dengan Cara Kita Sendiri~

  Kita akan (saling) jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Tidak peduli orang lain mau berkata seperti apa, kita tetap menikmati setiap ...