Sabtu, 26 Desember 2020

Dengan Cara Kita Sendiri~

 Gambar

Kita akan (saling) jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Tidak peduli orang lain mau berkata seperti apa, kita tetap menikmati setiap waktu yang membuat jarak semakin dekat. Kita akan jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Bukan dengan banyaknya pesan yang dikirim, bukan pula dengan banyaknya bunga yang diberikan. Apalagi sekedar ucapan salam. Tidak ada semua itu.

Kita akan saling jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Dengan buku yang sama, yang kita baca. Dengan tulisan yang sama, yang kita tulis. Dengan tidak memberi tahu satu sama lain bahwa masing-masing kita sedang sibuk berdo’a. kita akan saling jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Tidak ada pertemuan yang sering, tidak pernah ada telepon yang berdering, tidak ada semua itu.

Kita akan saling jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Dengan menulis catatan perjalanan rasa yang masing-masing kita miliki. Tidak bisa diterjemahkan oleh orang lain selain kita sendiri. Tidak akan dipahami maknanya oleh kita sendiri. Dan kita Bahagia karena ternyata kita jatuh cinta dengan cara yang aman.

Kita akan saling jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Tanpa saling memberi tahu, tanpa pernah saling menyebut nama di depan orang lain. Dan kita akan teteap berjalan dengan cara kita sendiri, tidak peduli orang mau bilang apa. Kita menikmati setiap kali kita jatuh, setiap kali kita merasa aman bahwa cinta kita jatuh pada orang yang tepat.

 

                                                                                      -Lautan Langit-

Senin, 01 Juni 2020

Jalan Pilihan

Saat ini aku sedang berada dalam sebuah perjalanan.
Perjalanan yang membuat aku menjadi petualang.
Petualangan yang memberikan banyak pelajaran.
Pelajaran mengenai makna kehidupan.

To be honest, setiap jalan yang ditempuh, diri ini tidak sepenuhnya yakin.
Aku hanya terus mencoba yakin menapaki jalan yang sudah ku pilih ini.
“No perfect decision, life your hand.” Ucapku dalam hati, meyakini diri.
Tugasku hanya perlu untuk terus berjalan.
berjalan sampai pada tempat yang aku jadikan tujuan.
Atau, Berjalan sampai pada titik dimana aku benar-benar tidak lagi dapat menemukan jalan.

Selama aku berjalan, banyak sekali aku dipertemukan.
Tak sedikit saat itu juga aku merasa dipisahkan.
Tapi lagi dan lagi aku harus percaya bahwa semua telah berjalan sesuai dengan ketetapan-Nya.
Ya, ini jalan yang ku pilih, jalan yang akan menjadikanku seorang petualang.
Petualangan yang memberikan banyak pelajaran.
Pelajaran mengenai makna kehidupan.

Rabu, 01 Januari 2020

MALAM PERGANTIAN TAHUN


MALAM PERGANTIAN TAHUN
“Tiga.. Dua.. Satu..
Selamat Menghitung!”

“Tiga.. Dua.. Satu.. Selamat Menghitung!”
Entah apakah kita pantas merayakan.. semua tergantung hasil hitung-hitungan setahun kebelakang.

Tahun baru tiba, Allah masih izinkan kita melihat matahari terbit pertama 2020, pertanda Allah berikan kita tambahan waktu berpikir.
Maka, mari berhenti sejenak, membanding-bandingkan 2019 dengan 2018, agar tahu bagaimana harus melangkah di 2020.
Mari menyadari kemunduran, memaafkan kegagalan, mensyukuri keberhasilan, lalu menyusun strategi untuk tahun depan.
Mari kita menghitung, bertambahnya kebaikan berarti bertambahnya hidayah Allah, berarti satu langkah menaiki anak tangga semakin dekat pada-Nya. Selamat! Sebuah pencapaian hebat, syukurilah! Hadiah tak ternilai, tak terbeli, mari kita jaga baik-baik!
Sebaliknya, berkurangnya kebaikan, pertanda hidayah Allah yang tercabut!
Maka, segera cari tahu penyebabnya.
Ingat-ingat dan hitung, dosa apa yang kita lakukan hingga Allah mencabut hidayah dalam diri? Kotoran apa yang membuat cahaya tak sudi mendiami hati?

Rasa sesal memang timbul belakangan.
2019 pergi, sedihnya tetap. Betapa kotor, lalai, lemah, bodoh, dan tak tahu terima kasih kita selama satu tahun kemarin.
Namun, jangan lama berlarut, ingat Allah sangat mencintai hamba-Nya yang bertaubat, mereka yang terus menerus membersihkan diri, menyesali perbuatan, lalu membalasnya dengan kebaikan.
Maka 2020 adalah waktunya pembalasan!
Mari kita membalas segala kesalahan, menghapusnya dengan kebaikan.
Kalau ada harta yang tak halal, pastikan kita balas dengan infaq hingga tunai mengimbangi, bahkan melampaui. Kalau ada ibadah yang lalai, pastikan kita balas dengan intensitas dan kualitas ibadah yang semakin baik.
Kalau ada hafalan Al-Qur’an yang hilang, pastikan kita balas dengan semakin tekun dan bersungguh-sungguh Bersama Al-Qur’an. Kalau ada target kebaikan yang tak tercapai, pastikan kita balas dengan kerja-kerja yang semakin rapih, baik, dan professional.
Kalau ada fisik yang terdzolimi, pastikan kita balas dengan gaya hidup sehat, rutin olahraga, agar Allah izinkan kita kuat memikul hidayah-hidayah besar!
Satu putaran penuh bumi berkeliling matahari. Satu langkah kita mendekat menuju liang lahat. Selamat bersiap, menimbun bekal, mengejar rahmat! Perjalanan masih sangat Panjang, semoga Allah selamatkan kita hingga negeri akhirat.

“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : “Ya tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir..” (QS. Fathir : 37)

-Qooonit-


Dengan Cara Kita Sendiri~

  Kita akan (saling) jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Tidak peduli orang lain mau berkata seperti apa, kita tetap menikmati setiap ...