Siapa kita???
Manusia???
Apa tujuan hidup kita
sebagai manusia???
Manusia adalah makhluk
yang diciptakan oleh Allah untuk beribadah kepada-Nya dan menjadi khalifah alam
semesta yang memakmurkan bumi Allah.
Manusia identik dengan berpetualang,
petualangan yang membentuk jati diri kita sebagai manusia hebat. Dengan
berpetualang manusia dapat terus tumbuh menemukan sesuatu yang baru terlepas
bagaimana cara kita memaknai sebuah petualangan. Ingatkah ketika kita
dilahirkan dan tumbuh berkembang hingga sampai saat ini? Sudah berapa banyak
petualangan kita lewati yang secara tidak langsung membentuk diri kita sampai
saat ini. Sejatinya manusia terlahir sebagai petualang untuk tumbuh berilmu dan
mengakarkan kebaikan.
Manusia pada hakikatnya
adalah makhluk pengembara dan gemar menemukan hal-hal baru untuk mencapai
sebuah tujuan hidupnya.
Ketika awal manusia
dilahirkan di muka bumi itu artinya sama dengan manusia sedang memulai sebuah
petualangannya di hamparan muka bumi. Manusia mulai menjadi pengembara dan
berpetualang untuk menemukan sesuatu hal yang baru yang tidak mereka temukan
ketika masih berada di dalam rahim seorang ibu.
Dalam menemukan hal-hal
baru yang menjadi sebuah tujuan manusia, manusia harus berani keluar dari zona
nyaman (Comfort Zone) dan bersiap menghadapi apapun konsekuensi, dan
dengan adanya berbagai tantangan yang akan dihadapi tersebut dapat menjadikan
kita lebih berkualitas sehingga kita bisa lebih paham tentang jati diri kita
sebagai manusia, atau mungkin menemukan hal-hal baru yang kita citakan.
Keluar dari zona nyaman
adalah cara untuk menemukan hal-hal baru dalam kehidupan yang kita harapkan
sebagai sebuah tujuan hidup dari manusia. Seperti halnya Ir. Soekarno sebagai
salah satu pejuang kemerdekaan yang berani berpikir dan bertindak untuk keluar
dari jajahan penjajah dan sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia. Kemudian Nabi
Ibrahim AS yang berani untuk menghancurkan berhala di tengah-tengah kalangan
masyarakat yang menyembah berhala pada saat itu, kemudian yang paling istimewa
adalah sang inspirator kita semua yakni Rosulullah SAW dengan keberanian dan
perjuangan beliau dalam menyiarkan dakwah islam ketika banyak penolakan, cacian
pada saat itu tetapi beliau tetap berani dan optimis menebarkan risalah
dakwahnya sehingga tercapai peradaban manusia yang jauh lebih baik.
Manusia adalah makhluk
yang diciptakan paling sempurna diantara makhluk lainnya. Manusia diberikan
akal pikiran ketika lahir sehingga membuatnya memiliki pengetahuan dasar,
pengetahuan empiris, dan pengetahuan abstrak. Dengan pengetahuan yang
dimilikinya manusia mampu merancang ide, mengembangkan kreativitas dan
menciptakan inovasi luar biasa sehingga dapat berpotensi untuk mengalahkan
sebuah batasan alam seperti menundukan kekuatan, dan mengalahkan kegarangan dengan
begitu kita dapat ikut meramaikan dunia dengan penuh manfaat.
Manusia sebagai khalifah
di bumi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kesungguhan memanfaatkan potensi
kita sebagai manusia dalam melakukan segala sesuatu yang Allah ridhoi. Allah
berfirman dalam QS Al Ankabut : 69 “Dan orang-orang yang berjihad untuk
(mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.
Dan Sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.”
Dalam Firman Allah tersebut
dapat diambil beberapa pelajaran diantaranya :
- Berjihad untuk meraih ridha Allah
- Wujud sebuah kesungguhan akan terasa dan terbawa mimpi
- Arti doa. Segala sesuatu harus diiringi doa agar Allah meridhoi segala aktifitas kebaikan kita. Karena hanya Allah yang tahu akan seperti apa cita kita diwujudkan
Manusia adalah makhluk
yang begitu mulia sejak ia diciptakan pertama kali, bahkan Allah memerintahkan
kepada penduduk langit yang setiap saat bertasbih kepada Allah untuk bersujud
kepada manusia, seperti yang difirmankan Allah dalam QS Al Hijr : 29 “Maka
apabila aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan aku telah meniupkan roh
(ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.”
Pada hakikatnya setiap manusia
ingin diakui keberadaannya dan memiliki identitas yang dikenal banyak orang. Betul
bukan? Tapi bagaimana mungkin diakui atau dikenal banyak orang jika kita belum
menghasilkan karya yang bermanfaat yang memiliki banyak pengaruh bagi kehidupan
manusia? Percayalah, masing-masing dari kita dapat menghasilkan manfaat bagi
lingkungan sekitar kita. Jadilah orang yang dikenang karena mengukir prestasi
di dunia dan di hati penduduk bumi seperti idola kita semua Rosulullah Muhammad
SAW yang namanya terukir di dunia,di hati umatnya dan di langit. Serta BJ
Habibie dengan teori crack di dunia penerbangan yang penemuannya
masih
bermanfaat hingga saat ini. Serta tokoh-tokoh inspirator luar biasa
lainnya yang sudah memberikan kebermanfaatan bagi penduduk bumi.
Setiap manusia memiliki
batas waktu berbeda di dunia yang sudah tercatat di lauhul mahfudz. Mengingat
dan merenungkannya sudah seharusnya dilakukan oleh setiap insan untuk selalu
muhasabah diri terhadap tujuan hidup sebagai manusia yang diciptakan sempurna
memiliki akal pikiran untuk memakmurkan bumi. Selalu berproseslah menjadi lebih
baik, hidup bukan hanya sekadar hidup menambah usia di bumi, hidup manusia
haruslah bermanfaat, sebab manusia memiliki tanggungjawab besar atas kemakmuran
penduduk bumi. Do the best! Let Allah do the rest. 😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar