Senin, 09 Desember 2019

MANUSIA, Apakah Sekadar Man dan Usia?

Siapa kita???
Manusia???
Apa tujuan hidup kita sebagai manusia???
Manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah untuk beribadah kepada-Nya dan menjadi khalifah alam semesta yang memakmurkan bumi Allah.
Manusia identik dengan berpetualang, petualangan yang membentuk jati diri kita sebagai manusia hebat. Dengan berpetualang manusia dapat terus tumbuh menemukan sesuatu yang baru terlepas bagaimana cara kita memaknai sebuah petualangan. Ingatkah ketika kita dilahirkan dan tumbuh berkembang hingga sampai saat ini? Sudah berapa banyak petualangan kita lewati yang secara tidak langsung membentuk diri kita sampai saat ini. Sejatinya manusia terlahir sebagai petualang untuk tumbuh berilmu dan mengakarkan kebaikan.
Manusia pada hakikatnya adalah makhluk pengembara dan gemar menemukan hal-hal baru untuk mencapai sebuah tujuan hidupnya.
Ketika awal manusia dilahirkan di muka bumi itu artinya sama dengan manusia sedang memulai sebuah petualangannya di hamparan muka bumi. Manusia mulai menjadi pengembara dan berpetualang untuk menemukan sesuatu hal yang baru yang tidak mereka temukan ketika masih berada di dalam rahim seorang ibu.
Dalam menemukan hal-hal baru yang menjadi sebuah tujuan manusia, manusia harus berani keluar dari zona nyaman (Comfort Zone) dan bersiap menghadapi apapun konsekuensi, dan dengan adanya berbagai tantangan yang akan dihadapi tersebut dapat menjadikan kita lebih berkualitas sehingga kita bisa lebih paham tentang jati diri kita sebagai manusia, atau mungkin menemukan hal-hal baru yang kita citakan.
Keluar dari zona nyaman adalah cara untuk menemukan hal-hal baru dalam kehidupan yang kita harapkan sebagai sebuah tujuan hidup dari manusia. Seperti halnya Ir. Soekarno sebagai salah satu pejuang kemerdekaan yang berani berpikir dan bertindak untuk keluar dari jajahan penjajah dan sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia. Kemudian Nabi Ibrahim AS yang berani untuk menghancurkan berhala di tengah-tengah kalangan masyarakat yang menyembah berhala pada saat itu, kemudian yang paling istimewa adalah sang inspirator kita semua yakni Rosulullah SAW dengan keberanian dan perjuangan beliau dalam menyiarkan dakwah islam ketika banyak penolakan, cacian pada saat itu tetapi beliau tetap berani dan optimis menebarkan risalah dakwahnya sehingga tercapai peradaban manusia yang jauh lebih baik.
Manusia adalah makhluk yang diciptakan paling sempurna diantara makhluk lainnya. Manusia diberikan akal pikiran ketika lahir sehingga membuatnya memiliki pengetahuan dasar, pengetahuan empiris, dan pengetahuan abstrak. Dengan pengetahuan yang dimilikinya manusia mampu merancang ide, mengembangkan kreativitas dan menciptakan inovasi luar biasa sehingga dapat berpotensi untuk mengalahkan sebuah batasan alam seperti menundukan kekuatan, dan mengalahkan kegarangan dengan begitu kita dapat ikut meramaikan dunia dengan penuh manfaat.
Manusia sebagai khalifah di bumi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kesungguhan memanfaatkan potensi kita sebagai manusia dalam melakukan segala sesuatu yang Allah ridhoi. Allah berfirman dalam QS Al Ankabut : 69 “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan Sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.”
Dalam Firman Allah tersebut dapat diambil beberapa pelajaran diantaranya :

  • Berjihad untuk meraih ridha Allah
  • Wujud sebuah kesungguhan akan terasa dan terbawa mimpi
  • Arti doa. Segala sesuatu harus diiringi doa agar Allah meridhoi segala aktifitas kebaikan kita. Karena hanya Allah yang tahu akan seperti apa cita kita diwujudkan

Manusia adalah makhluk yang begitu mulia sejak ia diciptakan pertama kali, bahkan Allah memerintahkan kepada penduduk langit yang setiap saat bertasbih kepada Allah untuk bersujud kepada manusia, seperti yang difirmankan Allah dalam QS Al Hijr : 29 “Maka apabila aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.”
Pada hakikatnya setiap manusia ingin diakui keberadaannya dan memiliki identitas yang dikenal banyak orang. Betul bukan? Tapi bagaimana mungkin diakui atau dikenal banyak orang jika kita belum menghasilkan karya yang bermanfaat yang memiliki banyak pengaruh bagi kehidupan manusia? Percayalah, masing-masing dari kita dapat menghasilkan manfaat bagi lingkungan sekitar kita. Jadilah orang yang dikenang karena mengukir prestasi di dunia dan di hati penduduk bumi seperti idola kita semua Rosulullah Muhammad SAW yang namanya terukir di dunia,di hati umatnya dan di langit. Serta BJ Habibie dengan teori crack di dunia penerbangan yang penemuannya masih bermanfaat hingga saat ini. Serta tokoh-tokoh inspirator luar biasa lainnya yang sudah memberikan kebermanfaatan bagi penduduk bumi.
Setiap manusia memiliki batas waktu berbeda di dunia yang sudah tercatat di lauhul mahfudz. Mengingat dan merenungkannya sudah seharusnya dilakukan oleh setiap insan untuk selalu muhasabah diri terhadap tujuan hidup sebagai manusia yang diciptakan sempurna memiliki akal pikiran untuk memakmurkan bumi. Selalu berproseslah menjadi lebih baik, hidup bukan hanya sekadar hidup menambah usia di bumi, hidup manusia haruslah bermanfaat, sebab manusia memiliki tanggungjawab besar atas kemakmuran penduduk bumi. Do the best! Let Allah do the rest. 😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dengan Cara Kita Sendiri~

  Kita akan (saling) jatuh cinta dengan cara kita sendiri. Tidak peduli orang lain mau berkata seperti apa, kita tetap menikmati setiap ...